Senin, 25 Agustus 2014

Rindu yang Berlalu

Malam mmerambat turun perlahan
Angin enggan meniup menyapu dedaunan
Adakah engkau mendengar sepiku mengalun diterbangkan angin lalu?
Sementara aku masih terpekur pada kisah-kisah indah yang tersusun rapi di lemari hatiku

Rembulan mengintip malu di balik mega
Seakan enggan menemani laraku
Lara hati yang merindu
Merindu akan masa lalu

Andai sepi ini adalah sisaku
Aku tak mau merasakannya
Bila cinta ini adalah derita
Aku tak sanggup untuk menanggungnya
Angin tetap tak berhembus walau hanya sesaat

Tuk terbangkan rasa kecewaku
Malam kian kelabu
Hati merindu kian merindu

1 komentar: